13 November 2009

Neon

Ditulis dalam Unsur-unsur gas mulia tagged pada 8:53 pm oleh lorop4tu

Neon adalah suatu unsur kimia dalam sistem periodik yang memiliki lambang Ne dan nomor atom 10. Neon termasuk unsur Gas Mulia yang tak berwarna dan lembam (inert).

Sejarah Neon

Ditemukan oleh Ramsay dan Travers pada tahun 1898. Neon adalah unsur gas mulia yang terdapat atmosfer hingga 1:65000 udara. Neon diperoleh denganmencairkan udara dan melakukan pemisahan dari gas lain dengan penyulingan bertingkat.

Isotop

Neon alami terdiri dari camuran tiga isotop, enam isotop lainnya tidak stabil

Senyawa

Neon adalah unsur yang tidak mudah bereaksi (inert). Dilaporkan bahwa Ne dapat bersenyawa dengan fluor. Namun, masih menjadi pertanyaan aakah senyawa Neon tersebut ada meski bukti keberadaan senyawa tersebut ada.

Ion Ne+, (NeAr)+, (NeH)+, dan (HeNe+) diketahui dari analisis spektrofotometri optik dan spektrofotometrik massa. Neon juga membentuk hidrat yang tidak stabil.

Sifat Neon

  • Dalam tabung vakum yang melepaskan muataaan listrik, Neon menyala oranye kemerahan.
  • Memiliki kemampuan mendinginkan refrigerator 40 kali lipat dari helium cair dan 3 kali lipat lebih dari hidrogen cair. Neon tamak adat, inert dan lebih murah daripada helium bila diperlukan sebagai bahan pendingin (refrigerant)
  • Dibandingkan semua gas mulia, peleasan muatan Neon memiliki intensitas lebih tinggi ada tegangan dan arus yang luar biasa.

Nomor Atom : 10

Perioda : 2

Blok : p

Penampilan : Tak Berwarna

Massa Atom : 20,1797 g/mol

Konfigurasi elektron : [He] 2s2 2p6

Jumlah elektron di tiap kulit : 2 8

Elektron valensi : 8

Jari-jari Atom : 38 pm

Kovalen : 69 pm

Van der Waals : 154 pm

Keelektronegatifan : -

Energi Ionisasi : Pertama 2080,7 kJ·mol-1

Struktur Kristal : Kubus

Fase : Gas

Massa Jenis : (0 0C ; 101,325 kPa) 0,9002 g/L

Titik Lebur : 24,56 K (-248,59 0C, -415,46 0F)

Titik Didih : 27,07 K (-246,08 0C, -410,94 0F)

Kapasitas Kalor : (25 0C) 20,78 J/mol K

Kerapatan : (25 0C) 1,207 g/ml

Tekanan Uap

P / Pa 1 10 100 1 K 10 K 100 K
Pada T / K 12 13 15 18 21 27

Pengolahan Neon

Menggunakan proses pemisahan udara (proses destilasi udara cair). Pada tahap awal, CO2 dan uap air dipisahkan terlebih dahulu. Kemudian udara diembunkan dengan memberikan tekanan 200 atm diikuti pendinginan cepat. Sebagian besar udara akan membentuk cair dengan kandungan Gas Mulia yang lebih banyak, yaitu 60% Gas Mulia (Ar, Kr, Xe) dan sisanya 30% O2 dan 10% N2.

Sisa udara yang mengandung He dan Ne tidak mengembun karena titik didih kedua gas tersebut sangat rendah. Gas He dan Ne akan terkumpul dalam kubah kondensor sebagai gas yang tidak terionisasi (tidak mencair).

Kegunaan Neon

  • Neon dapat digunakan untuk pengisi bola lampu di landasan pesawat terbang. Karena Ne menghasilkan cahaya terang dengan intensitas tinggi apabila dialiri arus listrik.
  • Neon cair digunakan sebagai zat pendingin. Juga Neon cair sekarang tersedia secara komersial dan sangat penting diterapkan sebagai pembeku embrio (bakal makhluk hidup) yang ekonomis.
  • Meski neon membutuhkan ruang yang luas pada penggunaannya, Neon berfungsi sebagai indikator tegangan tinggi, penangkap kilat, tabung wave meter dan tabung televisi.
  • Neon dan helium digunakan dalam pembuatan laser gas.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.