13 November 2009

Argon

Posted in Unsur-unsur gas mulia tagged pada 9:09 pm oleh lorop4tu

Argon adalah suatu unsur kimia dalam sistem periodik yang memiliki lambang Ar dan nomor atom 18. Argon adalah unsur terbanyak pertama di udara bebas (udara kering) dan ketiga paling melimpah di alam semesta. Sekitar 1% dari atmosfer bumi adalah Argon. Argon adalah unsur yang tak berwarna dan tak berbau. Jumlah unsur ini terus bertambah sejak bumi terbentuk karena Kalium yang radioaktif berubah menjadi Argon.

Sejarah Argon

Keberadaan argon di udara sudah diduga oleh Cavendish pada tahun 1785, dan ditemukan oleh Lord Raleigh dan Sir William Ramsay pada tahun 1894.

Sumber

Argon dihasilkan dari penyulingan bertingkat udara cair karena atmosfer mengandung 0.94% Argon. Atmosfer Mars mengandung 1.6% isotop Argon 40 dan sebesar 5 ppm untuk isotop Argon 36.

Sifat-sifat Argon

Argon larut dalam air, 2.5 kali lipat daripada nitrogen, dan memiliki kelarutan yang sama dengan oksigen. Argon tidak berwarna dan tidak berbau, baik dalam bentuk gas dan cair. Argon dikenal sebagai gas inert dan tidak diketahui senyawa kimia yang dibentuknya seperti halnya krypton, xenon dan radon.

Perioda : 3

Blok : p

Jumlah elektron di tiap kulit : 2 8 8

Elektron valensi : 8

Konfigurasi elektron : [He] 3s2 3p6

Massa Atom : 39,948 g/mol

Jari-jari Atom : 71 pm

Kovalen : 97 pm

Van der Waals : 188 pm

Keelektronegatifan : –

Energi Ionisasi : Pertama 1520,6 kJ·mol-1

Struktur Kristal : Kubus

Fase : Gas

Massa Jenis : (0 °C, 101,325 kPa) 1.784 g/L

Titik Lebur : 83,80 K (-189,35 °C, -308,83 °F)

Titik Didih : 87,30 K (-185,85 °C, -302,53 °F)

Kapasitas Kalor : (25 °C) 20,786 J·mol-1·K-1

Tekanan Uap

P / Pa 1 10 100 1 K 10 K 100 K
Pada T / K 47 53 61 71 87

Isotop

Secara alami, Argon merupakan campuran dari 3 isotop. Diketahui 12 isotop lainnya yang bersifat radioaktif.

Pengolahan Argon

Argon diproduksi dengan metode destilasi udara cair, sebuah proses yang memisahkan nitrogen cair yang bertitik didih 77,3 K dari Argon yang bertitik didih 87,3 K dan oksigen yang bertitik didih 90,2 K.

Kegunaan Argon

  • Digunakan dalam bola lampu pijar listrik dan tabung fluoresen pada tekanan sekitar 400 Pa, tabung pengisian cahaya , tabung kilau dan lain-lain.
  • Sebagai gas inert yang melindungi dari bunga api listrik dalam proses pengelasan, produksi titanium dan unsur reaktif lainya, dan juga sebagai lapisan pelindung dalam pembuatan kristal silikon dan germanium.
  • Pengisi tabung pemadam kebakaran.

6 Komentar »

  1. indri said,

    apakah argon dapat digunakan untuk mendeteksi sumber air tanah ???
    jika iya, kenapa ?
    jika tidak kenapa ???
    mohon penjelasannya ….
    makasih..

  2. Abdurrahim Nangatalo said,

    pusiiiiiiiiiiiiinnngggggggggggggggg, kimia kadang2 gampang- gampaang bgt tpi lau udh susah- susah bgt

    ,,,,,, NINDYA NURRAMADHANI,,,,,,

  3. yosep said,

    tlong tulis pembentukan argon dari alam dogkkkkk……

  4. ega said,

    tolong jelaskan bagaimana cara argon mendeteksi sumber air tanah

  5. […] untuk menghasilkan cahaya. Ada elektroda di kedua ujung tabung neon, dan gas yang mengandung argon dan uap merkuri di dalam tabung. Sebuah aliran elektron mengalir melalui gas dari satu elektroda ke […]

  6. calvin said,

    Saya hanya mau mengkritik tentang elektron valensi argon. Harusnya dibuat (Ne) 3s2 3p6


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: