1 Desember 2009

Ilmuan Kimia Muslim

Posted in tentang gas mulia pada 5:57 pm oleh lorop4tu

“Keutamaan orang berilmu atas ahli ibadah adalah seperti keutamaan bulan purnama atas seluruh bintang. Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para Nabi, dan sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, akan tetapi mewariskan ilmu. Maka barangsiapa yang mengambilnya berarti telah mengambil bagian yang banyak.”

[HR Abu Dawud dan Tirmidzi]

Alangkah indahnya islam, karena tentu saja islam tidak hanya mencakup ibadah “ritual”.. bahkan, setiap gerak langkah seorang muslim pun bisa menjadi ladang ibadah baginya.. termasuk belajar!! yup! belajar juga bisa jadi ibadah lho!!

Ini dia para ilmuan muslim yang membuktikannya..

701 (Meninggal) * Khalid Ibn Yazeed

721-803 * Jabir Ibn Haiyan

864-930 * Al-Razi (Rhazes)

912 (Meninggal) * Al-Tamimi Muhammad Ibn Amyal (Attmimi)

930 * Ibn Miskawayh, Ahmed Abu Ali

950 * Al Majrett’ti Abu al-Qosim

960 (Meninggal) * Ibn Wahshiyh, Abu Bakar

Ibnu Sina (980-1037)

1120 (Meninggal) – Al-Tuhra-ee, Al-Husain Ibn Ali

1341 (Meninggal) – Al Jildaki, Muhammad Ibn Aidamer

Dan itu artinya, Islam juga andil dalam perkembangan ilmu kimia.. Ruaaarrr biasa bukan????

(maaf,, postingannya masih terbatas..)

Iklan